lama bertarung
terjejal di otak yang menyamai sampah
lama bertarung
di belantara hati yang sempit
ingin, mimpi dan semangat
nyaris meniada
tercecer lima, enam dan tujuh
hanya hitungan jari
itu tidak!!!
beberapa yang lebih
itu bukan....
aku, diriku...
kembali meniada dibalik jeruji...
yang tak tentu dimana
yang tak kutau dimana
pada langit ku teriakkan mimpi
pada hati dan otakku kutanyakan, bagaimana????
aku... merindu mimpi yang utuh
biar aku kembali mengais, jika perlu menangis..
untuk mimpiku yang telah berserakan..
mungkinkah? terkumpul lagi. RUJUK!!!