Senin, 14 Juni 2010

Mengais Mimpi

lama bertarung
terjejal di otak yang menyamai sampah
lama bertarung
di belantara hati yang sempit
ingin, mimpi dan semangat

nyaris meniada

tercecer lima, enam dan tujuh
hanya hitungan jari
itu tidak!!!
beberapa yang lebih
itu bukan....

aku, diriku...
kembali meniada dibalik jeruji...
yang tak tentu dimana
yang tak kutau dimana

pada langit ku teriakkan mimpi
pada hati dan otakku kutanyakan, bagaimana????

aku... merindu mimpi yang utuh

biar aku kembali mengais, jika perlu menangis..

untuk mimpiku yang telah berserakan..

mungkinkah? terkumpul lagi. RUJUK!!!